Dia, sosok yang hebat, punya kemauan yang keras dan sabar. Dia bekerja disebuah rumah makan, suka les bahasa Jepang untuk bisa kerja di Jepang. Terahir dia pingin les bahasa korea. Aku pernah bertanya kenapa belajar berbagai bahasa, katanya mumpung masih muda, siapa tahu bisa menjadi guide.
Akhirnya sebelum semua itu bisa terwujud, Tuhan lebih dulu mewujudkan keinginanya untuk membawanya ke bahasa dan tempat lain yang jauh.
Seminggu sebelum kepergiannya kita masih tertawa bersama, dan terahir kalinya juga aku cerita banyak hal tentang masalahku.
Ahh semua memang terlalu cepat, kata-katamu tentang sesuatu hal yang samar belum kau jelaskan sempurna. Tetapi aku sudah paham maksudmu setelah sekian tahun. Seharusnya kamu menyaksikan kehidupanku kini, pesan terakhirmu sudah ku penuhi. Andai kau masih disini, aku pasti bisa membanggakan diri dihadapanmu karena bisa meninggalkan masa lalu.
Pernah aku sangat rindu padamu, ceritamu, tawamu, senyummu. Lalu aku harus menjangkaumu lewat apa? Lewat doakah.. ya munkin hanya dengan cara ini......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar